Analisa Harga Satuan Pekerjaan Grouting Beton
Jelaskan, apa fungsi grouting pada beton pracetak
1. Jelaskan, apa fungsi grouting pada beton pracetak
Jawaban:
yaitu, Grouting adalah merupakan pekerjaan masukan bahan yang masih dalam keadaan cair untuk perbaikan tanah, maupun beton dengan cara tekanan, sehingga bahan tersebut akan mengisi semua retak-retak dan lubang-lubang, kemudian setelah beberapa saat bahan tersebut akan mengeras dan menjadi satu kesatuan dengan tanah maupun beton yang ada.
MAAF JIKA SALAH
SEMOGA MEMBANTU
2. Jelaskan pengertian dari analisa harga satuan pekerjaan. (AHSP)
Jawaban:
(AHSP) adalah suatu perhitungan harga satuan pekerjaan konstruksi yang dijabarkan dalam perkalian kebutuhan bahan bangunan, upah kerja, dan peralatan dengan harga bangunan, standar pengupah pekerja dalam harga sewa/beli peralatan untuk menyelesaikan persatuan pekerja konstruksi
3. Yang dimaksud dengan Analisa Harga Satuan adalah…
Jawaban:
perhitungan kebutuhan biaya tenaga kerja,bahan dan peralatan untk mndaptkn harga satuan atas satu jenis pekerjaan tertentu.maap klo slh
4. Melakukan analisa dan riset harga merupakan salah satu fungsi dari
pengontrolan stabilitas hargaMelakukan analisa dan riset harga merupakan salah satu fungsi dari Riset pemasaran.
-Umaku ikeba benridesu
5. Dalam analisa kebutuhan tulangan suatu penampang beton bertulang mengapa perlu diperhitungkan tinggi efektif penampang?
Jawaban:
karena Beton adalah campuran pasir, kerikil atau batu pecah, semen, dan air. • Bahan lain (admixtures) dapat ditambahkan pada campuran beton untuk meningkatkan workability, durability, dan waktu pengerasan. • Beton mempunyai kekuatan tekan yang tinggi, dan kekuatan tarik yang rendah. • Beton dapat retak karena adanya tegangan tarik akibat beban, susut yang tertahan, atau perubahan temperatur. • Beton bertulang adalah kombinasi dari beton dan baja, dimana baja tulangan memberikan kekuatan tarik yang tidak dimiliki beton. Baja tulangan juga dapat memberikan tambahan kekuatan tekan pada struktur beton.
Penjelasan:
maaf klo salah6. Sebutkan dan jelaskan komponen pekerjaan struktur beton bertulang?
Beton bertulang (bahasa Inggris: Reinforced Concrete atau disingkat RC), juga disebut beton semen bertulang atau (bahasa Inggris: Reinforced cement concrete atau disingkat RCC) adalah material komposit di mana kekuatan dan daktilitas beton yang relatif rendah diimbangi dengan dimasukkannya tulangan yang memiliki kekuatan atau daktilitas yang lebih tinggi. Tulangan biasanya, meskipun tidak harus, berupa tulangan baja (tulangan) dan biasanya tertanam secara pasif di beton sebelum beton dipasang. Skema perkuatan umumnya dirancang untuk menahan tegangan tarik pada daerah beton tertentu yang dapat menyebabkan keretakan dan/atau kegagalan struktural. Beton bertulang modern dapat mengandung beragam bahan penguat yang terbuat dari baja, polimer, atau material komposit alternatif, baik disertai tulangan maupun tidak. Beton bertulang juga dapat mengalami tekanan permanen (beton dalam kompresi, tulangan dalam tegangan), sehingga dapat meningkatkan sifat-sifat struktur bangunan ketika dikenai beban. Di Amerika Serikat, metode paling umum untuk melakukan ini dikenal sebagai pra-tegang dan pasca-tegang .
Kolom beton bertulang berat, terlihat sebelum dan sesudah beton dicor di sekitar bekesting
Untuk konstruksi yang kuat, daktil, dan tahan lama, tulangan perlu memiliki properti berikut setidaknya:
Kekuatan relatif tinggi
Toleransi yang tinggi dari regangan tarik
Ikatan yang baik dengan beton, terlepas dari pH, kelembaban, dan faktor-faktor serupa
Kompatibilitas termal, yaitu tidak mengalami pemuaian atau penyusutan berlebihan sebagai respons terhadap perubahan suhu.
Daya tahan di lingkungan beton, terlepas dari korosi atau stres berkelanjutan misalnya.
MAAF KALAU SALAH Y KAK
7. massa sebuah balok beton berukuran 0,5 m × 1 m × 2 m adalah 2.600 kg. berapa tekanan maksimum yang dapat dikerjakan beton pada tanah? berapa tekanan minimum yang dapat dikerjakan beton pada tanah? g =10 N / kg
m = 2600 kg
F = w = m * g = 2600 * 10 = 26.000 N
P max = F / A min
P max = 26000 / (0,5 * 1) = 52.000 N/m²
P min = F / A max
P min = 26000 / (1 * 2) = 13.000 N/m²Dik :
m = 2600 kg
F = w = m x g = 2600 x 10 = 26.000 N
Dij :
P Min...?
Dij :
P min = [tex] \frac{F}{ A_{max} } [/tex]
P min = [tex] \frac{26000}{(1.2)} [/tex]
P min = [tex] \frac{26000}{2} [/tex]
P min = 13.000 N/m²
Semoga membantu
8. jeaskan yang di maksud analisa harga satuan
Jawaban:
di maksud satuan dri harga
9. Jelaskan pedoman menyusun analisa satuan pekerjaan!
Jawaban:
1.Yang pertama kita tetapkan dulu pekerjaan apa yang mau diteliti dan dibuat analisanya, disini kita buat contoh pasangan batu bata.
2.Mencari tahu standar satuan volume pekerjaan yang akan digunakan untuk menghitung RAB, contohnya dalam pekerjaan dinding batu bata kita gunakan satuan luas m2.
3.Memantau pelaksanaan pekerjaan pemasangan bata dilapangan, disini bisa dicari beberapa contoh kegiatan yang sedang berlangsung, semakin banyak semaki bagus.
4.Mencatat total volume pekerjaan, jumlah kebutuhan masing-masing material, jumlah kebutuhan tenaga kerja dan lama pengerjaan.
5.Dari data tersebut maka bisa dikonversi kedalam satuan volume yang akan digunakan sebagai standar, dalam hal ini kita gunakan 1 m2. dengan begini maka bisa didapatkan data koefisien analisa kebutuhan bahan dan tenaga kerja.
6.Dari semua sample yang sudah dikonversikan kedalam satuan 1 m2 lalu dibuat rata-ratanya.
7.Rata-rata koefisien hasil penelitian dapat digunakan sebagai pedoman untuk menghitung RAB pekerjaan berikutnya. bisa juga digunakan sebagai standar perusahaan sehingga dapat menghitung secara cepat,tepat dan benar.Penjelasan:
Jawaban:
Penjelasan:
Brainly.co.id
Apa pertanyaanmu?
freyltambunan
Sekolah Menengah Atas B. indonesia 15+8 poin
Jelaskan pedoman menyusun analisa satuan pekerjaan!
Tanyakan detil pertanyaan Ikuti Tidak puas? sampaikan! dari Qoryainii4910 14 jam yang lalu
Jawabanmu
freyltambunan
FreyltambunanPakar
Tahu jawabannya? Tambahkan di sini!
parkjira30
Parkjira30Gemar Membantu
Jawaban:
1.Yang pertama kita tetapkan dulu pekerjaan apa yang mau diteliti dan dibuat analisanya, disini kita buat contoh pasangan batu bata.
2.Mencari tahu standar satuan volume pekerjaan yang akan digunakan untuk menghitung RAB, contohnya dalam pekerjaan dinding batu bata kita gunakan satuan luas m2.
3.Memantau pelaksanaan pekerjaan pemasangan bata dilapangan, disini bisa dicari beberapa contoh kegiatan yang sedang berlangsung, semakin banyak semaki bagus.
4.Mencatat total volume pekerjaan, jumlah kebutuhan masing-masing material, jumlah kebutuhan tenaga kerja dan lama pengerjaan.
5.Dari data tersebut maka bisa dikonversi kedalam satuan volume yang akan digunakan sebagai standar, dalam hal ini kita gunakan 1 m2. dengan begini maka bisa didapatkan data koefisien analisa kebutuhan bahan dan tenaga kerja.
6.Dari semua sample yang sudah dikonversikan kedalam satuan 1 m2 lalu dibuat rata-ratanya.
7.Rata-rata koefisien hasil penelitian dapat digunakan sebagai pedoman untuk menghitung RAB pekerjaan berikutnya. bisa juga digunakan sebagai standar perusahaan sehingga dapat menghitung secara cepat,tepat dan benar.
10. Harga dua lusin paku beton adalah Rp3.600,00. Tentukan: a. harga 5 batang paku beton b. Banyak paku beton yang diperoleh jika uangnya Rp2.100,00.
2 lusin=24 buah
harga perbuah= Rp.3.600,00/24
= Rp.150,00
a. harga 5 batang= Rp.150,00×5
=Rp.750,00
b. Rp.2.100,00/Rp.150,00
=14 paku beton.
11. seorang pemborong mendapatkan pekerjaan memborong memasukan tiang beton kebumi untuk memperkuat pondasi suatu jembatan sebanyak 15 tiang beton yang panjang nya 10m setiap betonnya. jika harga borongan setiap satu meter pertama,kedua dan seterusnya sampai kedalaman 10m setiap kedalaman 1m bertambah Rp 50.000 dan nilai borongan nya kedalam 1m pertama Rp 150.000. Tentukan besarnya hasil yang di dapat pemborong tersebut....
Jawaban:
1 m = 150.000
2 m = 200.000
3 m = 250.000
4 m = 300.000
5 m = 350.000
6 m = 400.000
7 m = 450.000
8 m = 500.000
9 m = 550.000
10 m = 600.000
hasil yang didapat = 15 tiang × 600.000
= 9.000.000
12. Beberapa kubus beton Akan digunakan sebagai tempat duduk di Taman kota banyaknya kubus beton tersebut adalah 20 buah jika panjang Rusuk satu kubus beton itu adalah 50 cm maka berapakah banyak beton yang digunakan untuk membuat semua kubus beton tersebut
Jawaban:
2,5m³
Penjelasan dengan langkah-langkah:
dik
20 buah kubus beton
rusuk 50cm/ kubus
dit
berapa bnyk beton yg digunakan
jawab
V kubus =rxrxr=50*50*50=125000cm³
total cor beton yang dibutuhkan adalah = 20 buah x 125000 cm³=2500000cm³=2,5m³
13. jelaskan perbedaan antara analisa tugas san analisa prosedur kerja
Gong Xi Fa Cai Tiong Hoa
14. Mengapa analisa profitabilitas pelanggan menjadi penting dalam analisa modal kerja?
Jawaban:
Analisis profitabilitas pelanggan menjadi penting bagi perusahaan agar perusahaan mengetahui kontribusi laba yang disumbangkan oleh setiap pelanggan dan bagaimana kinerja masing-masing pelanggan yang dimilikinya.
Penjelasan:
Semoga Membantu15. pada denah,toleransi baut angker bila telah digrouting sebesara.0,1cmb.0,3cmc.0,5cmd.0,10cm
b. 0,3 cm
maaf kalau salah
Posting Komentar untuk "Analisa Harga Satuan Pekerjaan Grouting Beton"