Uji Kompetensi 9 Matematika Kelas 8 Semester 2
jawaban uji kompetensi 9 matematika kelas 8 semester 2 hal 263
1. jawaban uji kompetensi 9 matematika kelas 8 semester 2 hal 263
Oke jawaban untuk soal uji kompetensi 9 matematika kelas 8 semester 2 revisi 2017 halaman 263 adalah yang kakak lampirkan di gambar di bawah ya! Tapi kakak kerjain yang pilihan gandanya aja, semangat adik-adik semua!
PembahasanHalo teman-teman! Balik lagi di Brainly!! Masih semangat untuk belajar kan! Kali ini kita akan membahas materi mengenai statistika tetapi kali ini kakak kasih penjelasan singkatnya tentang mean atau rata-rata dan median ya. Salah satu hal yang paling penting dalam menggambarkan distribusi dari suatu data adalah melalui nilai pusat data pengamatan (Central Tendency). Untuk setiap pengukuran aritmatika yang ditujukan untuk menggambarkan suatu nilai yang mewakili nilai pusat atau nilai sentral dari suatu gugus data (himpunan pengamatan) dikenal sebagai ukuran pemusatan data atau tendensi sentral. Terdapat tiga ukuran pemusatan data yang sering digunakan, yaitu: mean atau rata-rata hitung / rata-rata aritmatika, median, dan modus. Kemudian rata-rata hitung atau rata-rata aritmatika atau sering disebut dengan istilah mean saja dihitung dengan menjumlahkan semua nilai data pengamatan kemudian dibagi dengan banyaknya data. Nah kalau median itu artinya nilai dari data tengah, dan modus sendiri adalah nilai yang paling sering muncul. Oke! Langsung aja yuk kita lihat penjelasan dari jawaban soal di atas yang sudah kakak lampirkan di bawah ya! Semangat! Semoga membantu adik-adik semua!
Pelajari Lebih LanjutAdik-adik semua masih kepingin belajar dan memperdalam materi di atas? Yuk cek aja link-link yang ada di bawah ini ya! Semangat!
Contoh soal mencari simpangan kuartil : https://brainly.co.id/tugas/1203389 Contoh soal mencari jangkauan data mula-mula : https://brainly.co.id/tugas/15027349 Contoh soal mencari nilai rata-rata yang tidak mungkin : https://brainly.co.id/tugas/15064512 Detail JawabanKelas : 7 SMP
Mapel : Matematika
Bab : 9 - Statistika
Kode : 7.2.2009
Kata Kunci : Rata-Rata, Mean, Median, Data Tengah, Kuartil Bawah, Kuartil Atas, Statistika, Modus.
2. Matematika uji kompetensi 7 kelas 9 semester 2
Kategori soal : matematika - peluang
Kelas : 9 SMP
Pembahasan : soal dan jawaban terlampir
3. Uji kompetensi 7 matematika kelas 8 semester 2
1. Jari - jari lingkarannya adalah 10 cm
2. Jari - jari lingkarannya adalah 10,5 cm
3. Sudut pusatnya adalah 45°
4. Jari - jari lingkarannya adalah 10,5 cm
Lingkaran adalah himpunan semua titik di bidang datar yang berjarak sama dari suatu titik tetap di bidang tersebut.
Juring lingkaran adalah potongan atau bagian dari luas lingkaran jadi juring adalah luasan yang dibatasi busur dengan dua buah jari - jari. Juring adalah potongan dari luas lingkaran.
Busur lingkaran adalah garis berbentuk lengkung pada tepian lingkaran. Busur adalah potongan dari keliling lingkaran.
PEMBAHASAN :
1. Diketahui suatu juring lingkaran dengan ukuran sudut pusat 90°. Jika luas juring tersebut adalah 78,5 cm², maka sebelum kita menentukan panjang jari - jari lingkaran tersebut, kita akan menghitung luas lingkaran penuhnya karena luas juring adalah seperbagian dari luas lingkaran.
Sudut pusat juring = 90°. Dan sudut lingkaran penuh adalah 360°. Sehingga untuk mengubah luas juring ke luas lingkaran penuh, luas juring tersebut harus dikali :
360° ÷ 90° = 4 karena 90° adalah ¼ dari 360°.
Maka, luas lingkaran penuhnya adalah : 4 × luas juring
= 4 × 78,5 cm²
= 314 cm²
Sedangkan luas lingkaran dihitung dengan : π × r².
Jadi, luas lingkaran = π × r²
314 = 3,14 × r²
r² = 314 ÷ 3,14
r² = 100
r = √100
r = jari - jari lingkarannya = 10 cm
2. Diketahui panjang busur suatu lingkaran adalah 22 cm. Jika sudut pusat yang menghadap busur tersebut berukuran 120°, maka sebelum menghitung jari - jari lingkarannya, kita akan menghitung lingkaran penuhnya karena panjang busur merupakan seperbagian dari keliling lingkaran.
Sudut pusat yang menghadap busur = 120°. Sedangkan sudut lingkaran penuh = 360°. Maka, untuk mengetahui keliling lingkaran penuhnya, kita harus mengalikan panjang busur tersebut sebanyak :
360° ÷ 120° = 3 kali karena 120° adalah ⅓ dari sudut lingkaran penuh. Sehingga keliling lingkaran penuhnya adalah :
3 × 22 cm = 66 cm. Sedangkan keliling lingkaran dihitung dengan rumus : 2 × π × r.
Jadi, keliling lingkaran = 2 × π × r
66 cm = 2 × 22/7 × r.
r = 66 ÷ 44/7
r = (66 × 7) ÷ 44
r = jari - jari lingkarannya = 10,5 cm
3. Diketahui panjang busur suatu lingkaran adalah 16,5 cm. Jika panjang diameter lingkaran tersebut adalah 42 cm, maka sebelum kita menentukan sudut pusat yang menghadap busur tersebut, terlebih dahulu kita hitung keliling lingkaran penuhnya.
Keliling lingkaran = π × d
= 22/7 × 42
= 132 cm.
Sudut pusat yang menghadap ke suatu busur dapat dihitung dengan membandingkan panjang busur dan keliling lingkaran kemudian dikali 360°. Sehingga,
16,5 / 132 × 360°
= 45°
4. Diketahui suatu juring lingkaran memiliki luas 57,75 cm². Jika besar sudut pusat yang bersesuaian dengan juring tersebut adalah 60°, maka sebelum kita menghitung jari - jari lingkarannya, kita akan hitung luas lingkaran penuhnya terlebih dahulu.
Sudut yang bersesuaian dengan juring = 60°, sedangkan sudut lingkaran penuh = 360°. Maka, luas lingkaran penuhnya adalah hasil dari luas juring dikali :
360° ÷ 60° = 6, karena 60° adalah 1/6 dari 360°.
Luas lingkaran penuh = 6 × 57,75 cm²
= 346,5 cm².
Sedangkan, luas lingkaran dihitung dengan : π × r².
Jadi, luas lingkaran = π × r²
346,5 cm² = 22/7 × r²
r² = 346,5 ÷ 22/7
r² = 346,5 × 7/22
r² = 110,25
r = √110,25
r = 10,5 cm
Pelajari lebih lanjut :
Tentang menghitung jari - jari dari luas juring
https://brainly.co.id/tugas/14818153
https://brainly.co.id/tugas/14833557
Tentang menghitung jari - jari dari panjang busur
https://brainly.co.id/tugas/15170404
https://brainly.co.id/tugas/14279733
Tentang menentukan sudut pusat juring
https://brainly.co.id/tugas/14633331
https://brainly.co.id/tugas/14829909
DETAIL JAWABAN
MAPEL : MATEMATIKA
KELAS : VIII
MATERI : LINGKARAN
KATA KUNCI : JURING LINGKARAN, PANJANG. USUR, KELILING LINGKARAN, LUAS LINGKARAN, JARI - JARI LINGKARAN, SUDUT PUSAT JURING, SUDUT LINGKARAN PENUH
KODE SOAL : 2
KODE KATEGORISASI : 8.2.7
4. uji kompetensi ipa bab 8 kelas 9 semester 2
1. Bagian terkecil dari suatu materi yang masih memiliki sifat materi tersebut disebut sebagai atom. Jawaban A.
2. Dua atom atau lebih yang bergabung (melalui ikatan kimia) baik antara atom-atom yang sama maupun atom-atom yang berbeda disebut sebagai molekul. Jawaban B.
3. Berikut ini yang bukan merupakan partikel penyusun atom adalah kulit atom. Jawaban D.
4. Kalsium mempunya nomor atom 20 dan nomor massa 40. Jumlah proton yang terdapat dalam atom kalsium adalah sama dengan nomor atom yaitu 20. Jawaban B.
5. Atom atau sekelompok atom yang bermuatan listrik disebut sebagai ion. Jawaban A.
6. Berikut ini yang bukan merupakan penyebab perbedaan sifat suatu zat dengan zat lain adalah perbedaan jumlah neutron dalam suatu zat. Jawaban A.
7. Berikut ini yang bukan merupakan sifat fisika suatu zat adalah kestabilan zat. Jawaban D.
8. Berdasarkan elastisitasnya bahan berikut yang cocok digunakan sebagai bahan pembuatan skok (shock absorber) kendaran bermotor adalah baja. Jawaban B.
9. Zat yang digunakan untuk menurunkan titik beku dan digunakan sebagai pendingin mesin kendaraan bermotor adalah etilen glikol. Jawaban C.
10. Bahan berikut yang paling sesuai digunakan sebagai bahan pembuatan peralatan memasak adalah alumunium. Jawaban D.
Pembahasan
PARTIKEL PENYUSUN
Materi atau zat adalah segala sesuatu yang memiliki volume dan massa.
Atom adalah partikel terkecil suatu materi yang tidak dapat lagi dibagi dengan cara kimia biasa dan masih memiliki sifat materi tersebut.
Atom dapat bergabung menjadi molekul
Jika dua atau lebih atom sejenis bergabung menjadi molekul unsur.Contoh O₃, H₂, dan P₄Jika dua atau lebih atom berbeda jenis bergabung menjadi molekul senyawa.
Contoh H₂O, H₂SO₄, dan NaOH
Atom dituliskan [tex]X_Z^A[/tex] dimana
A = nomor massaA = jumlah proton + jumlah neutronZ = nomor atom
Z = jumlah proton = jumlah elektron
Atom tersusun atas
Inti atom atau nukleonDi dalam inti atom terdapat proton (bermuatan positif) dan neutron (bermuatan netral)Elektron (bermuatan negatif) mengelilingi di luar inti atomnya.
Ion adalah atom atau gabungan atom yang mengandung muatan listrik. Ada dua jenis ion, yaitu:
Kation adalah ion bermuatan positif.Contoh Na⁺ dan Al³⁺Anion adalah ion bermuatan negatif.
Contoh SO₄²⁻ dan Cl⁻
Zat dapat dibedakan berdasarkan
Perbedaan ikatan atom penyusun suatu zat.Perbedaan jumlah dan jenis atom penyusun zat.Perbedaan susunan atom penyusun suatu zat.Sifat fisika dari suatu zat adalah sifat yang dapat dilihat dan menjadi karakteristik zat tersebut, misalnya:
Wujud ZatKekerasan dan kerapatanWarna ZatElastisitas zatKelarutan zatDaya hantar zatTitik didih dan titik leleh zatSifat kemagnetan zatSifat elastisitas adalah kemampuan bahan untuk kembali ke bentuknya semula saat diregangkan atau ditekan. Alat peredam getaran tiap benda berbeda. Untuk kendaran bermotor akan digunakan shock arbsober berbahan baja yang cukup kuat dan stabil menahan getaran mesin.
Di negara bermusin dingin sering memanfaatkan sifat titik didih dan titik leleh zat. Misalnya menebarkan garam untuk melelehkan salju di jalanan yang bisa dilihat di film "Home Alone". Atau pemakaian etilen glikol untuk anti beku di mesin kendaraan bermotor.
Pembuatan peralatan memasak juga memperhatikan kekerasan dan sifat bahan. maka dipilih alumunium untuk peralatan memasak. Selain dapat menghantarkan kalor dengan baik, sifat ringan, kuat, dan anti karat membuat bahan ini yang dipilih dibandingkan jenis logam lainnya seperti besi, timah atau tembaga.
Pelajari lebih lanjut
Atom https://brainly.co.id/tugas/30959785Sifat Kimia dan Sifat Fisika https://brainly.co.id/tugas/2894549Atom, Ion, dan Molekul https://brainly.co.id/tugas/2324874Detail Jawaban
Kelas : VII
Mapel : Fisika
Bab : Zat dan Wujudnya
Kode : 7.6.4.
#AyoBelajar
5. jawaban uji kompetensi 6 matematika kelas 8 semester 2 hal 45
Jawaban uji kompetensi 6 matematika kelas 8 semester 2 hal 45
Teorama Pythagoras adalah rumus untuk mencari sisi-sisi pada segitiga siku-siku
Bunyi Teorema Pythagoras adalah Kuadrat sisi miring sama dengan jumlah kuadrat kedua sisi penyikunya
Sisi miring / Hipotenusa biasanya sisi yang terpanjang diantara sisi-sisi lainnya
Pembahasan :1. Diketahui segitiga KLM dengan panjang sisi-sisinya k, l, dan m.
Pernyataan berikut yang benar dari segitiga KLM adalah ....
a. Jika m² = l² + k², besar ∠K = 90°
b. Jika m² = l² − k², besar ∠M = 90°
c. Jika m² = k² − l², besar ∠L = 90°
d. Jika k² = l² + m², besar ∠K = 90° (Benar)
Diketahui :
Segitiga KLM dengan panjang sisi k, l dan m
Ditanya :
Pernyataan yang benar ?
Dijawab :
Lihat gambar ilustrasi
a. Jika m² = l² + k², besar ∠K = 90°
Apabila ∠K = 90° maka sisi miring adalah sisi k
maka menurut Rumus Pythagoras :
k² = l² + m² (Pernyataan salah)
b. Jika m² = l² − k², besar ∠M = 90°
Apabila ∠M = 90° maka sisi miring adalah sisi m
maka menurut Rumus Pythagoras :
m² = k² + l² (Pernyataan salah)
c. Jika m² = k² − l², besar ∠L = 90°
Apabila ∠L = 90° maka sisi miring adalah sisi l
maka menurut Rumus Pythagoras :
l² = k² + m² (Pernyataan salah)
D. Jika k² = l² + m², besar ∠K = 90°
Apabila ∠K = 90° maka sisi miring adalah sisi k
maka menurut Rumus Pythagoras :
k² = l² + m² (Pernyataan benar)
2. Perhatikan gambar berikut. Panjang sisi PQ = ... cm.
a. 10 c. 13
b. 12 d. 14
Diketahui :
PR = 26cm
QR = 24cm
Ditanya :
PQ ?
Dijawab :
PQ² + QR² = PR²
PQ² + 24² = 26²
PQ² + 576 = 676
PQ² = 676 - 576
PQ = √100 = 10 cm (A)
3. Diketahui kelompok tiga bilangan berikut.
(i) 3, 4, 5 (iii) 7, 24, 25
(ii) 5, 13, 14 (iv) 20, 21, 29
Kelompok bilangan di atas yang merupakan tripel Pythagoras adalah ....
a. (i), (ii), dan (iii) c. (ii) dan (iv)
b. (i) dan (iii) d. (i), (ii), (iii), dan (iv)
Diketahui :
kelompok tiga bilangan berikut.
(i) 3, 4, 5 (iii) 7, 24, 25
(ii) 5, 13, 14 (iv) 20, 21, 29
Ditanya :
Kelompok bilangan diatas yang merupakan Triple Pythagoras ?
Dijawab :
(i) 3, 4, 5
sisi miring = 5
5² = 3² + 4²
25 = 9 + 16
25 = 25 (Terbukti)
(ii) 5, 13, 14
Sisi miring = 14
14² = 5² + 13²
196 = 25 + 169
196 ≠ 194 (Tidak terbukti)
(iii) 7, 24, 25
Sisi miring = 25
25² = 7² + 24²
625 = 49 + 576
625 = 625 (Terbukti)
(iv) 20, 21, 29
Sisi miring = 29
29² = 20² + 21²
841 = 400 + 441
841 = 841 (Terbukti)
Jadi yang merupakan triple pythagoras adalah (i), (III) dan (iv) (B)
4. (i) 3 cm, 5 cm, 6 cm (iii) 16 cm, 24 cm, 32 cm
(ii) 5 cm, 12 cm, 13 cm (iv) 20 cm, 30 cm, 34 cm
Ukuran sisi yang membentuk segitiga lancip ditunjukkan oleh ....
a. (i) dan (ii) c. (ii) dan (iii)
b. (i) dan (iii) d. (iii) dan (iv)
Diketahui :
(i) 3 cm, 5 cm, 6 cm (iii) 16 cm, 24 cm, 32 cm
(ii) 5 cm, 12 cm, 13 cm (iv) 20 cm, 30 cm, 34 cm
Ditanya :
Ukuran sisi yang merupakan segitiga lancip adalah ?
Dijawab :
Persamaan sisi segitiga :
c = sisi miring
c² > a² + b² (Segitiga tumpul)
c² = a² + b² (Segitiga siku-siku)
c² < a² + b² (Segitiga lancip)
(i). 3 cm , 5 cm, 6 cm
c = 6cm
6² > 3² + 5²
36 > 9 + 25
36 > 34
segitiga tumpul, karena c² > a² + b²
(ii). 5 cm , 12 cm, 13 cm
c = 13cm
13² = 5² + 12²
169 = 25 + 144
169 = 169
Segitiga siku-siku, karena c² = a² + b²
(iii). 16 cm , 24 cm, 32 cm
c = 32cm
32² > 16² + 24²
1024 > 256 + 576
1024 > 832
Segitiga tumpul, karena c² > a² + b²
(iv). 20 cm , 30 cm, 34 cm
c = 34cm
34² < 20² + 30²
1156 < 400 + 900
1156 < 1300
Segitiga lancip, karena c² < a² + b²
Yang merupakan segitiga lancip adalah (iv) (Tidak ada jawaban)
Pelajari lebih lanjut :
Soal tentang Teorema Pythagoras :
1. brainly.co.id/tugas/21164772
2. brainly.co.id/tugas/21043142
3. brainly.co.id/tugas/21094843
==========================
Detail Jawaban :Kelas : VIII
Mapel : Matematika
Bab : Bab 4 - Teorema Pythagoras
Kode : 8.2.4
Kata kunci : Uji kompetensi 6, kelas 8 semester 2, hal 45, teori Pythagoras
6. matematika kelas 8 uji kompetensi semester 1
Mencari Persamaan Garis Lurus
10). Gradien garis yang melalui titik (1,2) dan titik (3,4) adalah
untuk mencari gradien dua titik, kita menggunakan persamaan :
m = (y₂-y₁)/(x₂-x₁)
dimana : x₁ = 1, x₂ = 3
y₁ = 2, y₂ = 4
m = (y₂-y₁)/(x₂-x₁)
= (4-2)/(3-1)
= 2/2 = 1
Jadi gradien garis yang melalui kedua titik tersebut adalah 1
Jawaban : A
11). Persamaan suatu garis yang melalui titik (1,2) dan titik (3,4) adalah :
maka x₁ = 1, x₂ = 3
y₁= 2, y₂ = 4
untuk mencari persamaan garis yang melalui dua titik dapat digunakan persamaan berikut :
(y-y₁)/(y₂-y₁) = (x-x₁)/(x₂-x₁)
(y-2)/(4-2) = (x-1)/(3-1)
(y-2)/2 = (x-1)/2
2y - 4 = 2x -2
2y = 2x -2 +4
2y = 2x + 2 atau y = x +1
Jawaban : D
12). Persamaan garis yang melalui titik (3,6) dan sejajar dengan garis 2x + 2y = 3 adalah :
Langkah pertama yang dilakukan adalah mencari gradien garis yang diketahui dengan mengubah persamaan menjadi y = mx+c
2x + 2y = 3
2y = 3 - 2x
y = 3/2 - x
jadi gradien garis yang diketahui adalah m = -1
Dua garis yang sejajar memiliki gradien yang sama, sehingga kita bisa mencari persamaan garis yang melalui titik (3,6) dapat dicari dengan persamaan :
y-y₁ = m(x-x₁)
y-6 = -1 (x-3)
y = -x+3+6
y = -x + 9
Jawaban : A
13). Persamaan garis yang melalui titik (-3,6) dan sejajar dengan garis 4y - 3x = 5 adalah
Mari kita ubah persamaan garis 4y-3x = 5 dalam bentuk y = mx + c untuk mencari gradien dari garis tersebut
4y - 3x = 5
4y = 5+3x
y = 5/4 +3/4x
jadi gradien garis tersebut adalah m = 3/4
kedua garis yang sejajar mempunyai gradien yang sama, jadi persamaan garis yang melalui titik (-3,6) dapat dicari dengan persamaan berikut :
y-y₁ = m(x-x₁)
y-6 = 3/4(x+3)
y = 3/4x +9/4+6
4y = 3x +9 + 24
4y = 3x + 33
Jawaban : A atau D
14. Persamaan garis yang melalui titik (4,-3) dan tegak lurus dengan garis 4y -6x +10 = 0
Langkah pertama yaitu mengubah persamaan garis yang diketahui menjadi bentuk y = mx + c, sehingga diketahui gradien garis tersebut.
4y-6x + 10 = 0
4y = 6x -10
y = 6/4x - 10/4
Jadi gradien garis tersebut adalah 6/4 atau 3/2.
Untuk mencari persamaan garis yang melalui titik (4,-3) dapat dicari dengan persamaan :
y-y₁ = (-1/m) (x-x₁)
y+3 = (-1/3/2)(x-4)
y+3 = -2/3(x-4) kalikan bagian kiri dan kanan dengan 3
3(y+3) = -2(x-4)
3y + 9 = -2x + 8
3y = -2x + 8 -9
3y = -2x -1
Jawaban : Tidak ada pilihan yang tepat, kemungkinan ada kesalahan pada soal.
Pelajari Lebih LanjutUntuk belajar lebih lanjut mengenai sistm persamaan, silakan kunjungi tautan berikut ini :
https://brainly.co.id/tugas/4342296
https://brainly.co.id/tugas/12610321
https://brainly.co.id/tugas/4641386
----------------------------------------------------
Detil tambahanKelas : VIII
Pelajaran : Matematika
Kategori : Persamaan Garis Lurus
Kode : 8.2.3
Kata Kunci : tegak lurus, sejajar, melalui titik
7. Jawaban uji kompetensi 7 matematika kelas 8 semester 2 kurtilas
Jawaban Uji Kompetensi 7 Matematika Kelas 8 Semester 2 PGJawaban Pendahuluan
Soal matematika di atas merupakan materi dari lingkaran.
PembahasanLingkaran adalah suatu geometri bidang atau bangun datar dimana terdapat kumpulan titik-titik yang mempunyai jarak yang bernilai sama atau tetap terhadap titik tunggal yang bersifat semu, sehingga titik-titik tersebut membentuk garis tertutup berupa lengkungan dalam satu putaran penuh secara berulang-ulang.
Pada suatu bidang lingkaran, terdapat jari-jari lingkaran (r) dan diameter lingkaran (d), sehingga bentuk persamaannya yaitu r = d/2 atau d = 2r. Rumus umum lingkaran adalah dengan menggunakan nilai konstanta pi/phi yang dinotasikan dalam π yang mempunyai nilai bilangan riil yang mendekati bilangan pecahan 22/7 dan bilangan desimal 3,14 sehingga ditulis menjadi π ≈ 22/7 ≈ 3,14.
Rumus menghitung keliling lingkaran
K = π ⋅ 2r
K = π ⋅ d
K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )
K busur = π ⋅ d ⋅ (m∠ / 360° )
Rumus menghitung luas lingkaran
L = π ⋅ r ⋅ r = π ⋅ r²
L = π ⋅ d/2 ⋅ d/2 = π ⋅ d²/4
L juring = π ⋅ r² ⋅ (m∠ / 360° )
L juring = π ⋅ d²/4 ⋅ (m∠ / 360° )
Rumus untuk menghitung garis singgung persekutuan dua lingkaran adalah dengan menggunakan teorema Pythagoras, dimana j adalah garis singgung luar atau dalam lingkaran, p adalah jarak antara kedua titik pusat lingkaran, dan R dan r sebagai jari-jari lingkaran besar dan kecil.
Rumus garis singgung luar lingkaran
j² = p² - (R - r)²
Rumus garis singgung dalam lingkaran
j² = p² - (R + r)²
1.
Dik: Juring @ m∠ pusat = 90°, L = 78,5cm² (π = 3,14)
Dit: r=?
Jawab:
L juring = π ⋅ r² ⋅ (m∠ / 360° )
78,5cm² = 3,14 ⋅ r² ⋅ (90° / 360° )
100cm² = r²
r = 10cm ... (pilihan A)
2.
Dik: Busur @ K = 22cm, m∠ pusat = 120° (π = 22/7)
Dit: r=?
Jawab:
K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )
22cm = 22/7 ⋅ 2r ⋅ (120° / 360° )
r = 10,5cm ... (pilihan tidak ada)
3.
Dik: Busur @ K = 16,5cm, d = 42cm (π = 22/7)
Dit: m∠ pusat=?
Jawab:
K busur = π ⋅ d ⋅ (m∠ / 360° )
16,5cm = 22/7 ⋅ 42cm ⋅ (m∠ / 360° )
m∠ = 45° ... (pilihan A)
4.
Dik: Juring @ L = 57,75cm², m∠ pusat = 60° (π = 22/7)
Dit: d=?
Jawab:
L juring = π ⋅ r² ⋅ (m∠ / 360° )
57,75cm² = 22/7 ⋅ r² ⋅ (60° / 360° )
110,25cm² = r²
r = 10,5cm ... (pilihan B)
5.
Dik: Busur @ r = 21cm, m∠ pusat = 30° (π = 22/7)
Dit: K=?
Jawab:
K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )
K busur = 22/7 ⋅ 2(21cm) ⋅ (30° / 360° )
K busur = 11cm ... (pilihan A)
6.
Dik: Lingkaran O
Dit: m∠BAD=?
Jawab:
2 ⋅ Sudut keliling = Sudut pusat
2 ⋅ m∠BAD = 110°
m∠BAD = 55° ... (pilihan A)
7.
Dik: Lingkaran O
Dit: m∠AOB=?
Jawab:
m∠APB + m∠AQB + m∠ARB = 144°
3 ⋅ Sudut keliling = 144°
Sudut keliling = 48°
2 ⋅ Sudut keliling = Sudut pusat
2 ⋅ 48° = m∠AOB
m∠AOB = 96° ... (pilihan tidak ada)
8.
Dik: Lingkaran @ d = 0,6m
Jarak = 10000km = 10000000m
Dit: Putaran=?
Jawab:
K lingkaran * putaran = jarak
π ⋅ d * n = 10000000m
3,14 ⋅ 0,6m * n = 10000000m
n ≈ 5000000 ... (pilihan D)
9.
Dik: Persegi @ s = 26cm
2 buah 1/4 lingkaran @ r = 14cm
Dit: K arsir=?
Jawab:
K = K persegi + K lingkaran
K = 4s + 2 ⋅ 1/4 ⋅ π ⋅ 2r
K = 4(26cm) + 1/2 ⋅ 22/7 ⋅ 2(14cm)
K = 158cm ... (pilihan C)
10.
Dik: Persegi @ s = 14cm
1/2 lingkaran @ d = 14cm, r = 7cm
Dit: L arsir=?
Jawab:
L = L persegi + L lingkaran
L = s² + 1/2 ⋅ π ⋅ r²
L = (14cm)² + 1/2 ⋅ 22/7 ⋅ (7cm)²
L = 273cm² ... (pilihan C)
11.
Dik: Singgung luar
j = 12cm, rC = 7,5cm, rD = 4cm
Dit: p=?
Jawab:
p² = j² + (rC - rD)²
p² = (12cm)² + (7,5cm - 4cm)²
p = √156,25 cm²
p = 12,5cm ... (pilihan A)
12.
Dik: Singgung dalam
p = 7,5cm, rA = 2,5cm, rB = 2cm
Dit: j=?
Jawab:
j² = p² - (rA + rB)²
j² = (7,5cm)² - (2,5cm + 2cm)²
j = √36 cm²
j = 6cm ... (pilihan C)
13.
Dik: Singgung luar
R = 1,5cm, p = 2,5cm, j = 2,4cm
Dit: j=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(1,5cm - r)² = (2,5cm)² - (2,4cm)²
(1,5cm - r) ² = 0,49cm²
1,5cm - r = 0,7cm
r = 0,8cm ... (pilihan B)
14.
Dik: Singgung luar
R = 19cm, r = 10cm, j = 40cm
Dit: p=?
Jawab:
p² = j² + (R - r)²
p² = (40cm)² + (19cm - 10cm)²
p = √1681cm²
p = 41cm ... (pilihan A)
15.
Dik: Singgung luar
p = 17cm, j = 15cm
Dit: p=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(R - r)² = (17cm)² - (15cm)²
R - r = 8cm
R = 10cm dan r = 2cm ... (pilihan D)
16.
Dik: Singgung luar
p = 15cm, j = 12cm
Dit: p=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(R - r)² = (15cm)² - (12cm)²
R - r = 9cm
R = 12cm dan r = 3cm ... (pilihan B)
17.
Dik: Singgung luar
r1 = 13cm, p = 20cm, j = 16cm
Dit: r2=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(R - r)² = (20cm)² - (16cm)²
13cm - r = 12cm
r = 1cm ... (pilihan B)
18.
Dik: Singgung luar
D = 15cm, R = 7,5cm
d = 10cm, r = 5cm
p = 70cm
Dit: j=?
Jawab:
j² = p² - (R - r)²
j² = (70cm)² - (7,5cm - 5cm)²
j ≈ 69cm ... (pilihan A)
19.
Dik: Singgung dalam
j = 10cm, p = 8cm
Dit: p=?
Jawab:
(R + r)² = p² - j²
(R + r)² = (10cm)² - (8cm)²
R + r = 6cm
R = 5cm dan r = 1cm ... (pilihan B)
20.
Dik: Singgung dalam
p = 20cm, j = 16cm, r1 = 10cm
Dit: p=?
Jawab:
(r1 + r2)² = p² - j²
(10cm + r2)² = (20cm)² - (16cm)²
10cm + r2 = 12cm
r2 = 2cm ... (pilihan A)
Kesimpulan Pelajari lebih lanjut-----------------------------
Detil JawabanKelas : VIII/8 (2 SMP)
Mapel : Matematika
Bab : Bab 7 - Lingkaran
Kode : 8.2.7
Kata Kunci : lingkaran, juring, busur, sudut pusat, sudut keliling, persinggungan lingkaran
===
8. matematika kelas 7 semester 2 uji kompetensi 5 nomor 7 dan 8
Jadi Pak Bambang menghabiskan 36,4 liter dari Medan sampai Padang
PembahasanJarak Hari pertama = 358 km
Volume Hari pertama = 358/20
Volume Hari pertama = 17,9 Liter
Jarak Hari kedua = 370 km
Volume Hari kedua = 370/20
Volume Hari kedua = 18,5 liter
Total Volume = 36,4 Liter
Jadi Pak Bambang menghabiskan 36,4 liter dari Medan sampai Padang
Pelajari lebih lanjut
1. Materi tentang contoh soal bilangan sejenis brainly.co.id/tugas/15691989
2. Materi mengurutkan bilangan https://brainly.co.id/tugas/1376412
3. Contoh soal tentang bilangan sejenis https://brainly.co.id/tugas/20272232
----------------------------
Detil JawabanKelas : 7
Mapel : Matematika
Bab : Bab 2 - Bilangan
Kode : 7.2.2
Kata Kunci: jarak, volume
9. jawaban matematika kelas 8 semester 2 kurikulum 2013 halaman 52 uji kompetensi 6 esai no 9
Jawaban matematika kelas 8 semester 2 kurikulum 2013 halaman 52 uji kompetensi 6 esai no 9
Pada soal ini kita masih membahas tentang Teorema Pythagoras
Bunyi Teorema Pythagoras adalah kuadrat sisi miring sama dengan jumlah kuadrat kedua sisi penyikunya
Pembahasan :Gambar dibawah ini merupakan balok ABCD.EFGH dengan panjang 10 dm, lebar 6 dm dan tinggi 4 dm. Titik PQ berturut-turut merupakan titik tengah AB dan FG. Jika seekor laba-laba berjalan dipermukaan balok dari titik P ke titik Q, tentukan jarak terpendek yang mungkin ditempuh oleh laba-laba!
Diketahui :
panjang = 10 dm
lebar = 6 dm
tinggi = 4 dm
Ditanya :
Jarak PQ ?
Dijawab :
Lihat gambar ilustrasi.
Saya tambahkan titik R di tengah garis BC
Pertama-tama kita cari dahulu panjang PR
AB = 10 dm
AP = PB = 5 dm
BC = 6 dm
BR = CR = 3 dm
PR² = PB² + CR²
PR² = 5² + 3
PR² = 25 + 9
PR² = 34
PR = √34 dm
Kemudian kita cari Panjang PQ
QR = tinggi = 4 dm
PQ² = PR² + QR²
PR² = (√34)² + 4²
PR² = 34 + 16
PR² = 50
PR = √50 = 5√2 dm
Jadi jarak terpendek PQ adalah 5√2 dm
Pelajari lebih lanjut :
1. Teorema Pythagoras → https://brainly.co.id/tugas/21108615
2. Balok ABCDEFGH → https://brainly.co.id/tugas/21194696
========================
Detail Jawaban :Kelas : VIII
Mapel : Matematika
Bab : Bab 4 - Teorema Pythagoras
Kode : 8.2.4
Kata kunci : uji kompetensi 6, essay no 9, kelas 8 semester 2, balok, panjang pq
10. jawaban matematika uji kompetensi 6 kelas 8 semester 2 hal 46
Jawaban matematika uji kompetensi 6 kelas 8 semester 2 hal 46. Soal yang disajikan untuk halaman 46 adalah soal nomor 5, 6 dan 7, yaitu tentang jarak antara dua titik. Rumus jarak antara titik (x₁, y₁) dan (x₂, y₂) adalah [tex]\sqrt{(x_{2} - x_{1})^{2} + (y_{2} - y_{1})^{2}}[/tex].
Pada segitiga siku-siku dengan sisi miringnya (sisi terpanjang) adalah c dan dua sisi lainnya adalah a dan b, maka berlaku rumus:
c² = a² + b² Pembahasan5. Diketahui
Layang-layang KLMN dengan koordinat
K(–5 , 0) L(0, 12) M(16, 0) N(0, –12)Ditanyakan
Keliling layang-layang KLMN
Jawaban
Layang-layang memiliki 2 pasang sisi yang sama panjang, sehingga kelilingnya adalah
K = 2(a + b)Panjang sisi KL
= [tex]\sqrt{(x_{L} - x_{K})^{2} + (y_{L} - y_{K})^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{(0 - (-5))^{2} + (12 - 0)^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{5^{2} + 12^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{25 + 144}[/tex]
= [tex]\sqrt{169}[/tex]
= 13
Panjang sisi LM
= [tex]\sqrt{(x_{M} - x_{L})^{2} + (y_{M} - y_{L})^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{(16 - 0)^{2} + (0 - 12)^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{16^{2} + (-12)^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{256 + 144}[/tex]
= [tex]\sqrt{400}[/tex]
= 20
Jadi keliling layang-layang KLMN adalah
= 2(KL + LM)
= 2(13 + 20) satuan
= 2(33) satuan
= 66 satuan
Jawaban C
6. Diketahui
Panjang sisi siku-siku pada segitiga siku-siku PQR adalah
4 dm 6 dmDitanyakan
Panjang hipotenusanya = …. ?
Jawab
Panjang hipotenusa (sisi miringnya) adalah
= [tex]\sqrt{4^{2} + 6^{2}}[/tex] dm
= [tex]\sqrt{16 + 36}[/tex] dm
= [tex]\sqrt{52}[/tex] dm
= [tex]\sqrt{4 \times 13}[/tex] dm
= [tex]2\sqrt{13}[/tex] dm
Jawaban C
7. Bangunan yang berjarak √40 adalah:
A. Taman Kota (–6, 0) dan Stadion (–2, 3), berjarak:
= [tex]\sqrt{(-2 - (-6))^{2} + (3 - 0)^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{4^{2} + 3^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{16 + 9}[/tex]
= [tex]\sqrt{25}[/tex]
= 5
B. Pusat Kota (0, 0) dan Museum (6, 1), berjarak
= [tex]\sqrt{(6 - 0)^{2} + (1 - 0)^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{6^{2} + 1^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{36 + 1}[/tex]
= [tex]\sqrt{37}[/tex]
C. Rumah sakit (–6, –4) dan Museum (6, 1), berjarak
= [tex]\sqrt{(6 - (-6))^{2} + (1 - (-4))^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{12^{2} + 5^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{144 + 25}[/tex]
= [tex]\sqrt{169}[/tex]
= 13
D. Penampungan hewan (6, –2) dan Kantor polisi (0, –4), berjarak
= [tex]\sqrt{(0 - 6)^{2} + (-4 - (-2))^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{(-6)^{2} + (-2)^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{36 + 4}[/tex]
= [tex]\sqrt{40}[/tex]
Jadi bangunan yang berjarak √40 adalah Penampungan hewan dan Kantor polisi
(Jawaban D)
Pelajari lebih lanjutContoh soal lain tentang teorema pythagoras
Hubungan sisi pada segitiga siku-siku: https://brainly.co.id/tugas/14660375 Jarak antara dua kapal: https://brainly.co.id/tugas/15504720 Menentukan panjang sisi segitiga siku-siku: https://brainly.co.id/tugas/259167------------------------------------------------
Detil JawabanKelas : 8
Mapel : Matematika
Kategori : Teorema Pythagoras
Kode : 8.2.4
11. Uji kompetensi 1 SMP kls VII semester 2 matematika hal 8 dan 9
Jawaban:
knp gak di foto aja lksny
Penjelasan dengan langkah-langkah:
klau ada foto lksnya ntar gw bantu
12. jawaban uji kompetensi matematika kelas 9 semester 1 bab 1
Jawaban:
Itu yg latihan 1.2 kakak^^
Ig: intansekar14
13. matematika kelas 8 semester 2 hal 302 uji kompetensi 10
7. Peluang empirik kemunculan mata dadu "selain 2" dalam percobaan tersebut adalah [tex]\frac{31}{36}[/tex]. Maka jawaban yang benar adalah A.
8. Peluang empirik muncul mata dadu dua pada data tersebut adalah [tex]\frac{1}{6}[/tex]. Maka jawaban yang benar adalah A.
9. Jika dilakukan pelemparan sebanyak 18 kali lagi, taksiran terbaik muncul mata dadu 2 menjadi sebanyak 9 kali. Maka jawaban yang benar adalah B.
Simak pembahasan berikut.
Pembahasan7. Diketahui pada pelemparan sebuah dadu:
frekuensi total = x + 5 + 7 + 6 + 7 + 5
frekuensi total = x + 30
Kemunculan mata dadu 1 = x
Peluang empirik muncul mata dadu "1" = [tex]\frac{1}{6}[/tex]
Ditanya: Peluang empirik kemunculan mata dadu "selain 2"
Jawab:
Misalkan A adalah kejadian kemunculan mata dadu "1", maka peluang empirik A dirumuskan sebagai berikut:
P(A) = [tex]\frac{n(A)}{N}[/tex]
dengan n(A) = banyak anggota A
N = total frekuensi
Karena peluang empirik mata dadu "1" diketahui, maka diperoleh persamaan berikut:
P(A) = [tex]\frac{n(A)}{N}[/tex]
[tex]\frac{1}{6}[/tex] = [tex]\frac{x}{30+x}[/tex]
1(30 + x) = 6x
30 + x = 6x
30 = 6x - x
30 = 5x
x = [tex]\frac{30}{5}[/tex]
x = 6
Maka frekuensi kemunculan mata dadu "1" adalah 6.
Misal B adalah kejadian muncul mata dadu " selain 2", maka banyak anggota B adalah
n(B) = 6 + 7 + 6 + 7 + 5
n(B) = 31
N = 30 + x
N = 30 + 6
N = 36
Maka peluang empirik kejadian B adalah
P(B) = [tex]\frac{n(B)}{N}[/tex]
P(B) = [tex]\frac{31}{36}[/tex]
∴ Jadi peluang empirik muncul mata dadu " selain 2" adalah [tex]\frac{31}{36}[/tex]
8. Diketahui pada pelemparan sebuah dadu:
Frekuensi total = 5 + 6 + 8 + 7 + 6 + 4
Frekuensi total = 36
Frekuensi muncul mata dadu 2 = 6
Ditanya: peluang empirik muncul mata dadu 2
Jawab:
Misal A adalah kejadian muncul mata dadu 2 maka peluang empirik A adalah
P(A) = [tex]\frac{n(A)}{N}[/tex]
P(A) = [tex]\frac{6}{36}[/tex]
P(A) = [tex]\frac{1}{6}[/tex]
∴ Jadi peluang empirik muncul mata dadu 2 adalah [tex]\frac{1}{6}[/tex].
9. Diketahui pada sebuah pelemparan dadu
Frekuensi muncul mata dadu 2 = 6 kali
Ditanya: taksiran terbaik muncul mata dadu 2 jika dilakukan pelemparan 18 kali lagi
Jawab:
Karena dadu bermata 6, maka jika dilakukan pelemparan 18 kali lagi, frekuensi harapan yang muncul dirumuskan sebagai berikut:
F(A) = P(A) × N
dengan P(A) adalah peluang kejadian A dan N adalah frekuensi pelemparan.
Jika A adalah kejadian muncul mata dadu 2, maka banyak anggota A pada pelemparan sebuah dadu adalah:
n(A) = 1
Dan karena pelemparan sebuah dadu bermata 6, maka banyak anggota ruang sampel adalah
n(S) = 6
Sehingga, peluang kejadian A adalah:
P(A) = [tex]\frac{n(A)}{n(S)}[/tex]
P(A) = [tex]\frac{1}{6}[/tex]
Frekunsi harapan muncul mata dadu 2 jika dilakukan pelemparan 18 kali adalah:
F(A) = P(A) × N
F(A) = [tex]\frac{1}{6}[/tex] × 18
F(A) = 3
Maka taksiran terbaik muncul mata dadu dua adalah:
muncul mata dadu 2 = frekuensi muncul mata dadu 2 + frekuensi harapan muncul mata dadu 2
muncul mata dadu 2 = 6 + 3
muncul mata dadu 2 = 9
∴ Jadi taksiran terbaik muncul mata dadu 2 jika dilakukan pelemparan 18 kali lagi adalah 9.
Pelajari lebih lanjutMenghitung peluang empirik pada pengambilan kelereng https://brainly.co.id/tugas/22600646Menghitung peluang empirik pada pelemparan dadu https://brainly.co.id/tugas/22639692----------------------------------------------------------Detil jawabanKelas: 8
Mapel: Matematika
Bab: Peluang
Kode: 8.2.10
Kata kunci: peluang empirik, mata dadu, frekuensi harapan, peluang, frekuensi
14. jawaban uji kompetensi 7 matematika kelas 8 semester 2 PG
Jawaban Uji Kompetensi 7 Matematika Kelas 8 Semester 2 PGJawaban Pendahuluan
Soal matematika di atas merupakan materi dari lingkaran.
PembahasanLingkaran adalah suatu geometri bidang atau bangun datar dimana terdapat kumpulan titik-titik yang mempunyai jarak yang bernilai sama atau tetap terhadap titik tunggal yang bersifat semu, sehingga titik-titik tersebut membentuk garis tertutup berupa lengkungan dalam satu putaran penuh secara berulang-ulang.
Pada suatu bidang lingkaran, terdapat jari-jari lingkaran (r) dan diameter lingkaran (d), sehingga bentuk persamaannya yaitu r = d/2 atau d = 2r. Rumus umum lingkaran adalah dengan menggunakan nilai konstanta pi/phi yang dinotasikan dalam π yang mempunyai nilai bilangan riil yang mendekati bilangan pecahan 22/7 dan bilangan desimal 3,14 sehingga ditulis menjadi π ≈ 22/7 ≈ 3,14.
Rumus menghitung keliling lingkaran
K = π ⋅ 2r
K = π ⋅ d
K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )
K busur = π ⋅ d ⋅ (m∠ / 360° )
Rumus menghitung luas lingkaran
L = π ⋅ r ⋅ r = π ⋅ r²
L = π ⋅ d/2 ⋅ d/2 = π ⋅ d²/4
L juring = π ⋅ r² ⋅ (m∠ / 360° )
L juring = π ⋅ d²/4 ⋅ (m∠ / 360° )
Rumus untuk menghitung garis singgung persekutuan dua lingkaran adalah dengan menggunakan teorema Pythagoras, dimana j adalah garis singgung luar atau dalam lingkaran, p adalah jarak antara kedua titik pusat lingkaran, dan R dan r sebagai jari-jari lingkaran besar dan kecil.
Rumus garis singgung luar lingkaran
j² = p² - (R - r)²
Rumus garis singgung dalam lingkaran
j² = p² - (R + r)²
1.
Dik: Juring @ m∠ pusat = 90°, L = 78,5cm² (π = 3,14)
Dit: r=?
Jawab:
L juring = π ⋅ r² ⋅ (m∠ / 360° )
78,5cm² = 3,14 ⋅ r² ⋅ (90° / 360° )
100cm² = r²
r = 10cm ... (pilihan A)
2.
Dik: Busur @ K = 22cm, m∠ pusat = 120° (π = 22/7)
Dit: r=?
Jawab:
K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )
22cm = 22/7 ⋅ 2r ⋅ (120° / 360° )
r = 10,5cm ... (pilihan tidak ada)
3.
Dik: Busur @ K = 16,5cm, d = 42cm (π = 22/7)
Dit: m∠ pusat=?
Jawab:
K busur = π ⋅ d ⋅ (m∠ / 360° )
16,5cm = 22/7 ⋅ 42cm ⋅ (m∠ / 360° )
m∠ = 45° ... (pilihan A)
4.
Dik: Juring @ L = 57,75cm², m∠ pusat = 60° (π = 22/7)
Dit: d=?
Jawab:
L juring = π ⋅ r² ⋅ (m∠ / 360° )
57,75cm² = 22/7 ⋅ r² ⋅ (60° / 360° )
110,25cm² = r²
r = 10,5cm ... (pilihan B)
5.
Dik: Busur @ r = 21cm, m∠ pusat = 30° (π = 22/7)
Dit: K=?
Jawab:
K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )
K busur = 22/7 ⋅ 2(21cm) ⋅ (30° / 360° )
K busur = 11cm ... (pilihan A)
6.
Dik: Lingkaran O
Dit: m∠BAD=?
Jawab:
2 ⋅ Sudut keliling = Sudut pusat
2 ⋅ m∠BAD = 110°
m∠BAD = 55° ... (pilihan A)
7.
Dik: Lingkaran O
Dit: m∠AOB=?
Jawab:
m∠APB + m∠AQB + m∠ARB = 144°
3 ⋅ Sudut keliling = 144°
Sudut keliling = 48°
2 ⋅ Sudut keliling = Sudut pusat
2 ⋅ 48° = m∠AOB
m∠AOB = 96° ... (pilihan tidak ada)
8.
Dik: Lingkaran @ d = 0,6m
Jarak = 10000km = 10000000m
Dit: Putaran=?
Jawab:
K lingkaran * putaran = jarak
π ⋅ d * n = 10000000m
3,14 ⋅ 0,6m * n = 10000000m
n ≈ 5000000 ... (pilihan D)
9.
Dik: Persegi @ s = 26cm
2 buah 1/4 lingkaran @ r = 14cm
Dit: K arsir=?
Jawab:
K = K persegi + K lingkaran
K = 4s + 2 ⋅ 1/4 ⋅ π ⋅ 2r
K = 4(26cm) + 1/2 ⋅ 22/7 ⋅ 2(14cm)
K = 158cm ... (pilihan C)
10.
Dik: Persegi @ s = 14cm
1/2 lingkaran @ d = 14cm, r = 7cm
Dit: L arsir=?
Jawab:
L = L persegi + L lingkaran
L = s² + 1/2 ⋅ π ⋅ r²
L = (14cm)² + 1/2 ⋅ 22/7 ⋅ (7cm)²
L = 273cm² ... (pilihan C)
11.
Dik: Singgung luar
j = 12cm, rC = 7,5cm, rD = 4cm
Dit: p=?
Jawab:
p² = j² + (rC - rD)²
p² = (12cm)² + (7,5cm - 4cm)²
p = √156,25 cm²
p = 12,5cm ... (pilihan A)
12.
Dik: Singgung dalam
p = 7,5cm, rA = 2,5cm, rB = 2cm
Dit: j=?
Jawab:
j² = p² - (rA + rB)²
j² = (7,5cm)² - (2,5cm + 2cm)²
j = √36 cm²
j = 6cm ... (pilihan C)
13.
Dik: Singgung luar
R = 1,5cm, p = 2,5cm, j = 2,4cm
Dit: j=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(1,5cm - r)² = (2,5cm)² - (2,4cm)²
(1,5cm - r) ² = 0,49cm²
1,5cm - r = 0,7cm
r = 0,8cm ... (pilihan B)
14.
Dik: Singgung luar
R = 19cm, r = 10cm, j = 40cm
Dit: p=?
Jawab:
p² = j² + (R - r)²
p² = (40cm)² + (19cm - 10cm)²
p = √1681cm²
p = 41cm ... (pilihan A)
15.
Dik: Singgung luar
p = 17cm, j = 15cm
Dit: p=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(R - r)² = (17cm)² - (15cm)²
R - r = 8cm
R = 10cm dan r = 2cm ... (pilihan D)
16.
Dik: Singgung luar
p = 15cm, j = 12cm
Dit: p=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(R - r)² = (15cm)² - (12cm)²
R - r = 9cm
R = 12cm dan r = 3cm ... (pilihan B)
17.
Dik: Singgung luar
r1 = 13cm, p = 20cm, j = 16cm
Dit: r2=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(R - r)² = (20cm)² - (16cm)²
13cm - r = 12cm
r = 1cm ... (pilihan B)
18.
Dik: Singgung luar
D = 15cm, R = 7,5cm
d = 10cm, r = 5cm
p = 70cm
Dit: j=?
Jawab:
j² = p² - (R - r)²
j² = (70cm)² - (7,5cm - 5cm)²
j ≈ 69cm ... (pilihan A)
19.
Dik: Singgung dalam
j = 10cm, p = 8cm
Dit: p=?
Jawab:
(R + r)² = p² - j²
(R + r)² = (10cm)² - (8cm)²
R + r = 6cm
R = 5cm dan r = 1cm ... (pilihan B)
20.
Dik: Singgung dalam
p = 20cm, j = 16cm, r1 = 10cm
Dit: p=?
Jawab:
(r1 + r2)² = p² - j²
(10cm + r2)² = (20cm)² - (16cm)²
10cm + r2 = 12cm
r2 = 2cm ... (pilihan A)
Kesimpulan Pelajari lebih lanjut-----------------------------
Detil JawabanKelas : VIII/8 (2 SMP)
Mapel : Matematika
Bab : Bab 7 - Lingkaran
Kode : 8.2.7
Kata Kunci : lingkaran, juring, busur, sudut pusat, sudut keliling, persinggungan lingkaran
===
15. matematika kelas 8 semester 2 uji kompetensi 6 (nomor 20)
Jawaban:
c. 90 cm²
Penjelasan dengan langkah-langkah:
semoga membantu
Posting Komentar untuk "Uji Kompetensi 9 Matematika Kelas 8 Semester 2"