Sistem Saraf Pada Hewan Ppt
bentuk tubuh hewan invertebrata, sistem saraf hewan veretebrata, dan sistem saraf hewan invertebrataBantu Dong
1. bentuk tubuh hewan invertebrata, sistem saraf hewan veretebrata, dan sistem saraf hewan invertebrataBantu Dong
vertebrata=hewan yang mempunyai tulang belakang
invertebrate=hewan yang tidak memiliki tulang belakang
2. memiliki sistem saraf yang kompleks dan letaknya beragam adalah ciri sistem saraf dari hewan
Jawaban:
hewan multiseluler
Penjelasan:
maaf kl slah
3. hewan yang tidak meiliki sistem saraf adalah
hewan yg tergolong dlm Protozoa dan Porifera
Biasanya, hewan avertebrata yang tergolong Protozoa dan Porifera tidak memiliki sistem saraf.
4. Hewan yang memiliki sistem saraf tangga tali adalah...
setau saya sih burung unta dan harimau cacing tanah dan serangga .
5. sistem saraf pada organ hewan berfungsi sebagai
penyokong kepala dan untuk dia berfikir berfungsi sebagai alat untuk berfikir...maaf kalo salah;)
6. hewan invertebrata yang tidak memiliki sistem saraf adalah
Hewan yang tergolong protozoa dan porifera tidak memiliki sistem saraf.
7. Struktur sistem saraf yang terdapat di semua hewan
Jawaban:
Vertebrata dan Avertebrata
Maaf ya kalau salah
8. 2. Bagaimana sistem saraf pada manusia dan hewan vertebrata
1. Sistem Saraf pada Vertebrata
a. Mamalia
Sistem Saraf Hewan (Vertebrata dan Avertebrata) Bagian-bagian otak hewan mamaliä terdiri atas otak depan, otak tengah, dan otak belakang yang berkembang dengan baik. Selain itu, mamalia juga memiliki sumsum lanjutan dan sumsum tulang belakang (sumsum spinal).Beberapa jenis mamalia memiliki kemampuan lebih karena pusat-pusat saraf di otak hewan tersebut mengalami perkembangan yang lebih menonjol. Kemampuan seperti itu bermanfaat bagi hewan dalam mencari mangsa. Misalnya, kemampuan lebih pada india penglihat dan indra pendengar kucing, indra pendengar kelelawar yang sangat tajam, dan indra pencium anjing yang sangat tajam.
b. Burung
Sistem saraf burung terdiri atas sistem saraf pusat dan saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang. Sistem saraf tepi terdiri atas serabut-serabut saraf yang berasal dan otak dan serabut-serabut saraf yang berasal dari sela-sela ruas tulang belakang; Otak burung terdiri atas otak depan, otak tengah, otak belakang, dan sumsum lanjutan.
Otak besar sebagai bagian utama dan otak depan terbagi menjadi belahan kanan dan belahan kiri.Permukaannya tidak berlipat-lipat sehingga tidak menampung lebih banyak sel-sel saraf seperti pada otak besar manusia.
Otak tengah burung sebagai pusat saraf penglihat berkembang baik dengan membentuk gelembung sehingga indra penglihat burung berkembang dengan baik. Di permukaan otak kecil terdapat lipatan-lipatan yang mampu menampung sel-sel saraf lebih banyak. Sel saràf yang makin banyak pada otak kecil menunjukkan pusat keseimbangan burung ketika terbang berkembang dengan baik.
c. Reptilia
Sistem saraf reptilia terdiri atas sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Di bagian otak besar, lobus olfaktorius yang merüpakan pusat pencium berkembang dengan baik Sehingga indra penciumannya lebih tajam.
Sistem Saraf Hewan (Vertebrata dan Avertebrata)
Perkembangan otak tengah reptilia terdesak oleh otak besar. Otak tengah menjadi kurang berkembang dengan baik sehingga menyebabkan indra penglihat reptilia kurang tajam.
d. Amfibi
Sistem Saraf Hewan (Vertebrata dan Avertebrata)
Salah satu contoh hewan amfibi adalah katak. Sistem saraf katak tersusun atas sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.
Hewan tersebut memiliki otak depan, otak tengah, otak belakang, dan sumsum lanjutan yang membentuk suatu sistem saraf pusat, sedangkan serabut-serabut saraf yang berasal dan sela-sela ruas tulang belakang membentuk suatu sistem saraf tepi. Otak besar berkembang memanjang sehingga berbentuk oval.
Ujung depan otak besar berhubungan dengan indra pencium. Otak tengah berkembang cukup baik dan berhubungan dengan indra penglihat (lobus optikus). Otak kecil berbentuk lengkung mendatar menuju ke arah sumsum lanjutan dan kurang berkembang dengan baik.
e. Ikan
Sistem Saraf Hewan (Vertebrata dan Avertebrata) Sistem saraf ikan terdiri atas sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang. Otak ikan terdiri atas otak depan, otak tengah, otak kecil, dan sumsum lanjutan. Sistem saraf tepi térdiri atas serabut saraf otak dan serabut saraf dari sumsum tulang belakang. Otak depan berhubungan dengan saraf pencium dan hidung, sedangkan otak tengah berhubungan dengan saraf penglihat.
Advertisement
Kedua bagian tersebut kurang berkembang dengan baik sehingga indra pencium dan penglihat ikan
kurang berkembang dengan baik. Bagian otak ikan yang berkembang paling baik adalah otak kecil. Otak kecil berfungsi sebagai pusat keseimbangan dan pusat pengaturan gerak otot-otot ketika berenang. Keberadaan pusat keseimbangan dan pengaturan gerak ini memungkinkan ikan dapat bergerak cepàt dalam air tanpa terganggu keseimbangannya.
Kesimpulan :
Sistem saraf pada mamalia, burung, reptilia, amfibi, dan ikan terdiri atas sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.
9. hewan hewan yang memiliki regulasi berupa sistem saraf difus adalah
regulasi berkaitan dengan ekskresi tolong agar diralat. sistem regulasi difus dimiliki oleh vermes
10. jelaskan sistem saraf pada hewan invertebrata
sistem saraf invertebrata biasanya jauh lebih sederhana daripada sistem saraf yang ditemukan pada vertebrata, masih ada berbagai kompleksitas tergantung pada jenis invertebrata.
11. jelaskan perbedaan sistem saraf pada tumbuhan dan hewan
Cara makan
Dilihat dari cara hewan mendapatkan makanan, maka hewan termasuk makhluk yang heterotrof, sedangkan tumbuhan memiliki sifat autotrof dan heterotrof.
2. Pigmentasi
Hewan memiliki warna kulit yang berwarna-warni namun tidak memiliki warna kulit seperti hijau daun yang mengandung klorofil. Namun pada tumbuhan, hampir semuanya mengandung klorofil.
3. Susunan tubuh
Selain memiliki anggota tubuh yang lengkap dan memiliki susunan tubuh yang tetap, rata-rata hewan tidak berubah pada bagian organ tubuhnya. Sedangkan pada tumbuhan hidupnya menetap dan tidak bisa dipindahkan, tetapi memiliki organ tubuh yang selalu berganti-ganti.
4. Reaksi terhadap rangsangan
Perbedaan hewan dan tumbuhan yang lain terdapat pada reaksi keduanya terhadap rangsangan. Hewan dan tumbuhan sama-sama bisa menerima reaksi rangsangan, namun demikian dalam menghadapi rangsangan tersebut memiliki sifat sensitivitas yang berbeda-beda. Karena pada hewan memiliki sistem saraf, maka hewan lebih peka dari pada tumbuhan karena tumbuhan tidak memiliki sistem saraf.
5. Pertumbuhan
Pertumbuhan hewan terjadi secara tertutup dan pertumbuhannya terbatas. Sedangkan pada tumbuhan pertumbuhan yang terjadi pada ukuran dan bentuk bisa dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sekitar. Selain itu, bentuk dari tumbuhan mudah berubah.
6. Komposisi cairan tubuh
Cairan tubuh pada hewan sangat banyak dengan kandungan garam yang tinggi, sedangkan pada tumbuhan cairan yang ada hanya sedikit sekali kandungan garamnya.
7. Dari susunan sel
Susunan sel pada hewan tidak memiliki dinding sel tidak memiliki vakuola, namun pada tumbuhan memiliki dinding sel-sel yang ada pada selnya. Selain itu tumbuhan juga memiliki vakuola besar.
12. hewan-hewan yang memiliki regulasi berupa sistem saraf difus adalah...
Ubur-ubur, hydra, anemon dan koral.hydra ,ubur ubur ,cumi cumi
13. Apakah tujuan dari sisten sistem saraf dan sistem indra bagi hewan
Jawaban:
• sistem syaraf bagi hewan: pada hewan yang terdiri atas serabut saraf yang tersusun atas sel-sel saraf yang saling terhubung dan esensial untuk persepsi sensoris indrawi, aktivitas motorik volunter dan involunter organ atau jaringan tubuh, dan homeostasis berbagai proses fisiologis tubuh.
• sistem indra pada hewan:pada hewan vetebrata ataupun pada hewan in vetebrata. Hewan- hewan ini memiliki suatu alat indra. Misalnya untuk meliha. Hewan vetebrata atau hewan bertulang belakang memiliki indra penglihat atau mata, indra pencium (hidung), indra peraba (kulit) dan indra pendengar (telinga). Akan tetapi tidak semua makhluk hidup menggunakan semua alat indranya untuk melakukan aktifitasnya.Contohnya pada hewan invetebratanya seperti protozoa hewan ini tidak memiliki indra, akan tetapi peka terhadap rangsangan, Coloenterata menggunakan Tentakel sebagai alat peraba, pada cacing tanah memiliki indra yang berada dipermukaan tubuhnya dan peka terhadap rangsangan. Hewan ini hanya mampu membedakan antara gelap dan terang saja. Pada hewan vetebrata mereka memiliki sistem koodinasi atau alat indera yang sempurna. Hewan- hewan ini menggunakan mata untuk melihat, hidung yang berfungsi sebagai indra pencium, tangan atau kulit sebagai indra peraba dan telinga yang berfungsi sebagai indra pendengar.
Semoga Membantu
====================================
»Detail Jawaban
❐ Mapel : Biologi
❐ Kelas : 8
❐ Materi : sistem saraf dan indra pada hewan
❐ Kode : 8.6.4
====================================
[tex]\colorbox{purple}{\orange{\boxed{\colorbox{white}{\blue{\cal{ SnowMerlin}}}}}}[/tex]
14. Apa nama sistem saraf pada hewan amoeba ?
Protoza misalnya amoeba tidak mempunyai susunan saraf tetapi mempunyai kepekaan terhadap rangsang dari luar dan mampu menanggapi rangsang tersebut, misalnya rangsangan yang berupa cahaya dan sentuhan. Jika rangsanganya kuat, protozoa menjauh,sebaliknya jika rangsang itu lemah akan mendekat. Pada paramecium terdapat fibril yang peka terhadap suhu dan sinar, serta berfungsi untuk mengatur gerakan silianya.
15. sebutkan sistem saraf pada hewan platyhelminthes?
Platyhelminthes merupakan kelompok cacing yang struktur tubuhnya paling sederhana. Kata Platyhelminthes berasal dari bahasa Latin, platy (pipih) dan helminthes (cacing atau vermes), sehingga kelompok ini disebut cacing pipih. Dibandingkan dengan FilumPoriferadan Cnidaria, organisasi tubuh cacing pipih ini sudah sedikit lebih maju. Platyhelminthes memiliki tubuh pipih, lunak, simetri bilateral danbersifat hermaprodit. Tubuh dapat dibedakan dengan tegas antara posterior dan anterior, dorsal dan ventral. Bersifat tripoblastik, dinding tubuh terdiri atas 3 lapisan, yaitu ektoderm, mesoderm, dan endoderm. (Baca juga : Hewan Invertebrata)Sistem pencernaan makanan gastrovaskuler, tidak memiliki rongga tubuh. Alat ekskresi berupa sel-sel api dan belum punya alat peredaran darahmaupun alat respirasi. Sistem syarafnya disebut sistem syaraf tangga tali, terdiri atas sepasang ganglion (simpul syaraf ) anterior yangdihubungkan oleh satu sampai tiga pasang tali saraf memanjang.Platyhelminthes atau Cacing pipih tidak bersegmen, merupakan cacing berbentuk simetris bilateral dan tidak memiliki coelom (acoelomate) tetapi memiliki tiga lapisan germinal. Beberapa jenis hidup secara bebas dan banyak yang bersifat parasit. Cacing pipih memiliki sistem saraf cephalized yang terdiri dari ganglion kepala, biasanya menempel pada saraflongitudinal yang saling berhubungan di seluruh tubuh dengan cabang yang melintang. Ekskresi dan osmoregulasi pada cacing pipih dikendalikan oleh"sel api" (flame cells) yang terletak di protonephridia (beberapa jenis cacing pipih ada yang tidak memiliki protonephridia). Cacing pipih tidak memiliki sistem pernafasan atau peredaran darah, fungsi-fungsi tersebut diganti dengan penyerapan melalui permukaan tubuh..
Posting Komentar untuk "Sistem Saraf Pada Hewan Ppt"