Karangan Tentang Hujan
Karangan puisi hujan
1. Karangan puisi hujan
judul : musim hujan
karya : Rayhandi
Di sini hujan kasih
Berbalut selimut menghangat raga
Dingin terasa hingga sampai ke tangan
Merambah mencari celah
Hujan kali ini begitu berbeda
Berbeda karena di ujung malam
Sepi mencekam bosan
Bermain kantuk membutakan mata
Aku masih di sini
Masih menjadi beku yang tak hangat
Terasa sesak takkala tertatap
Mungkin dingin menjadi penawar
Atap dan daun rimbun jadi saksi
Bahwa bening mencumbu hijau
Terlarut basah meninggal subur
Penawar di musim kemarau.
semoga membantu ^_^Hujan......kau adalah rahmat tuhan
bagiku,hujan sangat berarti
bisa mendapat air dengan gratis
jadi,kita tidak boleh menyianyiakan air
karena hujan sekarang sudah jarang......
sampe segini aja ya semoga membantu.....:D
2. buatlah sebuah karangan tentang ( aku kehujanan )
sewaktu pulang sekolah saya dan teman -teman ingin kerja klompok
di rumah teman saya yang bernama nia kami kerja dengan sangat seru sampai kami pun hampir belum selesai pr kerja kelompok yg di berikan guru tersebut. setelah kami selesai kerja kelompok .saya pun pulang kerumah dan di perjalan hujan datang dengan deras saya pun berhenti di sebuah kedai di sana melihat seorang pria dengan seumur dengan saya sampai menunggu hujan redah kami pun bercakap-cakap sampai tidak teras bahwa sudah berhenti hujan tersebut dan saya pulang kerumah
3. karangan datangnya hujan
Aku tersenyum di depan jendela kamarku sambil menatap langit yang lambat laun berubah menjadi gelap tanda hujan akan turun ke bumi.
Ya, akhir-akhir ini aku selalu menantikan datangnya hujan, karena entah mengapa inspirasiku dalam menulis lirik lagu selalu saja muncul di saat hujan.
Sudah begitu banyak lirik lagu yang berhasil aku ciptakan selama hujan mengguyur bumi, entah itu lagu tentang kasih sayang, lagu tentang kesabaran, lagu tentang persahabatan, dan begitu banyak lirik-lirik lagu lainnya yang kutulis dengan kalimat-kalimat indah yang kuharap dapat menyejukkan telinga orang-orang yang mendengarkannya.
Gitar, secarik kertas dan pensil kini sudah bersiap sedia di hadapanku. Dan sekarang aku tinggal menunggu inspirasiku muncul dengan sendirinya bersamaan dengan hujan yang saat ini sudah mulai deras membasahi bumi.
Aku terus menanti datangnya inspirasiku sambil menatap keluar melalui jendela kamar yang memang berhadapan langsung dengan jalan raya. Jalanan itu tidak terlalu besar namun tampak ramai dengan orang yang lalu lalang di sekitarnya.
Oh, gadis itu datang lagi.
Senyumanku semakin lebar ketika melihat seorang gadis manis dengan rambut panjang sedang berdiri di halte kecil yang terletak di seberang rumahku.
Aku tidak mengenal siapa gadis itu. Tapi aku tahu kalau ia pasti akan muncul di saat hujan seperti sekarang ini. Dan yang ada di tangannya selalu benda yang sama. Payung berwarna merah, yang khusus ia bawa untuk menjemput ibunya sehabis pulang bekerja.
Ya, setiap sore di waktu hujan, gadis berpayung merah itu dengan setia menunggu ibunya turun dari kendaraan umum dan setelah itu mereka akan pulang ke rumah mereka.
Begitulah yang gadis itu lakukan setiap hari di musim hujan, begitu pulalah yang ia lakukan saat ini.
Aku kemudian mengalihkan pandanganku ke tempat lain untuk mencari inspirasiku dalam membuat lirik lagu. Tapi lagi-lagi pandanganku selalu saja kembali terarah ke gadis itu.
Seperti biasanya wajah gadis itu tampak tersenyum, seakan tugas untuk menjemput ibunya adalah tugas yang paling ia sukai di dunia ini. Tak sedikit pun raut wajah kesal terpancar di wajahnya meskipun terkadang ibunya terlambat datang dan ia harus menunggu bermenit-menit lamanya di halte itu.
Ia juga tidak pernah sungkan untuk membalas sapaan orang-orang tak dikenal yang sama-sama sedang berteduh di halte itu, sehingga membuatku semakin bisa merasakan kebaikan hatinya.
Saat ini pun ia tampak sedang berbincang-bincang dengan seorang nenek tua yang terlihat kebingungan. Dan langsung saja aku tahu apa yang membuat nenek itu bingung.
Nenek tua itu tidak membawa payung, dan gadis manis itu dengan sukarela memberikan payung merahnya kepada sang nenek yang akhirnya bisa pulang dengan wajah lega.
Aku terkesima dengan perbuatan gadis itu. Saat ini hujan sudah turun semakin lebat, dan sepertinya akan berlangsung cukup lama. Lalu bagaimana dengan gadis itu, dan juga ibunya nanti akan pulang ke rumah tanpa payung merah mereka?
Melihat kejadian barusan tiba-tiba saja aku mendapat inspirasi untuk lirik lagu baruku. Keihlasan. Ya, aku akan membuat lagu tentang keikhlasan. Keikhlasan yang diperlihatkan oleh gadis itu yang dengan sukarela mengorbankan kepentingannya demi seorang nenek tua yang sama sekali tidak ia kenal.
Namun baru saja aku hendak menulis lirik pertama di selembar kertas, tiba-tiba saja pikiranku seakan ditarik kembali ke beberapa hari yang lalu.
Waktu itu hari juga sedang diguyur hujan. Dan saat itu aku juga sedang memperhatikan gadis berpayung merah itu berdiri di halte dengan wajah sabar sambil menunggu ibunya. Dan saat itu jugalah aku menemukan inspirasi untuk menulis lirik laguku. Lagu itu bertema tentang kesabaran.
Beberapa hari sebelumnya, juga di saat hujan, aku melihat gadis itu sedang menunggu ibunya sambil sesekali bercengkrama dengan orang-orang di sekitarnya. Dan saat itu pula aku menemukan inspirasi untuk menulis lagu baruku yang bertema tentang persahabatan.
Dan minggu lalu, ketika hari diguyur hujan lebat, aku melihat gadis itu tanpa lelah sedang menunggu ibunya yang terlambat datang berjam-jam lamanya. Dan saat itu jugalah aku menemukan inspirasi laguku yang bertemakan tentang kasih sayang.
Sekarang aku sadar. Bukan hujanlah yang selama ini membuatku menemukan inspirasi dalam menulis lirik-lirik lagu ciptaanku. Tapi karena gadis berpayung merah itu.
Karena melihat kebaikan hati, kepatuhan dan keramahan gadis itulah berbagai kalimat indah bermunculan dengan lancar di pikiranku yang akhirnya menghasil lirik-lirik lagu yang membuat sejuk telinga orang-orang yang mendengarkannya.
4. Buatlah karangan yang bertema hujan
Karangan Artikel Hujan Asam
Proses Terjadinya Hujan Asam Artikel Hujan Asam-Pengertian Hujan Asam Adalah hujan yg terjadi dengan tingkat pH air kurang Dari 5,7 Peristiwa ini terjadi biasanya akibat adanya peningkatan kadar asam nitrat dan sitrat dalam udara.
5. Buatlah karangan yang berjudul hujan!
hujan
pada suatu hari ada hujan di kampung kaliurip hujan itu sangat deras sekali akan tetapi ada anak anak pada hujan hujanan
maaf kalo sallah yasemoga membantu ya terima kasih
6. contoh karangan musim hujan
pertanyaan kurang jelasdaur air
maaf kalau salah
7. karangan gelisah nya datang hujan
HUJAN turun deras sekali. Namun, seperti apa pun cuacanya, kau selalu datang tepat waktu. Kini, kubayangkan, kau sedang duduk gelisah di kafe itu, seorang diri. Menatap layar HP yang sinyalnya nyala-mati, sambil menyeruput jus alpokat susu kesukaanmu. Dan kini, mungkin jus alpokatmu sudah tandas. Sudah satu jam lebih dari waktu yang kita sepakati. Dan aku masih meringkuk di kamarku. Sudah tiga kali kau menelepon, tapi selalu putus. Sinyalnya pasti jadi buruk
8. karangan tentang manfaat dan kerugian hujan
manfaat hujan
1. kita dapat minum
2.bisa cuci mencuci
3.dan masih banyak lagi
kerugian hujan
1. kalau diminun langsung sakit perut (tanpa filtrat)
2.bisa sakit demam bila terkena hujan
3.menggigil
4.dan lain lainhujan adalah rahmat allah yang di berilan kepafa kita .manfaat hujan sangatlah banyak salah satunya adalah menumbuhkan tanaman yang kita tanam.
hujanpun memiliki kerugian yaitu dapat mendapatkan banjir dan mengakibagkan longsor.
9. Karangan persuasi hujan merupakan anugrah yang harus di syukuri
beberapa tahun kebelakang terjadi musim kemarau yang berkepanjangan sawah ladang hutan pun menjadi kering kerontang dibeberapa daerah banyak pula lahan gambut yang mengering dan akhirnya terjadi kebakaran lahan gambut hingga terjadinya kebakaran hutan.
pemerintah bekerjasama dengan tim basarnas dalam upaya memadamkan api,masyarakatpun ikut serta memadamkan api yang meranbat hampir kerumah warga.
berbagai upaya telah dilakukan hingga pesawat helikopter pengangkut air pun diterjunkan hingga berhari hari lamanya upaya semua lapisan masyarakat dan pemerintah telah dilakukan namun tetap saja masih terus berlanjut.
pada suatu hari akhirinya dengan deras sekali turunlah hujan yang memadamkan api tidak sampai berhari hari itulah rahmat allah sebagai augrah yang mestinya kita syukuri..
semoga membantu mohon diperbaiki..
10. Buatkan karangan pribadi berjudul bermain hujan - hujanan dalam bahasa ingris
Playing with the rains
Yesterday you and me walked together. Suddenly, the rain came fast and made us wet. Well in case there was nothing we can do, we playing with the rains until one of us passed out
Finish
11. Tulislah sebuah karangan bebas dengan musim hujan
kemarin aku bermain bersama teman ku tapi keesokan harinya hari mulai hujan sampai ku mendengar di tv hujan akan berlangsung pada bulan depan
12. karangan tentang pemanfaatan air hujan
Jawaban:
untuk menyirami padi
untuk menyirami pohon
13. karangan satu paragraf terjadinya musim hujan penghujanan
Musim hujan telah tiba. Hujan turun tidak berhenti. Ketika hujan turun di pagi hari, seragam dan sepatuku basah. Cucian ibu juga sukar kering. Tetapi, aku suka musim hujan. Udara terasa segar. Tanaman tampak hijau dan segar. Bunga-bunga bermekaran. Aku juga bisa melihat pelangi setelah hujan. Aku suka sekali dengan bau tanah ketika hujan turun pertama kali.
14. Karangan tentang hujan,3 paragraf
saat itu aku dan kawan kawan bermain hujan hujan nya sangat lebat dan membasahkan badan dan rambutku saat itu aku bermain kejar kejaran dengan kawanku yg bernama tasya aku dan tasya suka sekali bermain hujan bersama dengan ku akupun membuat
nama kawan ku menjadi sahabat suka dan duka dan aku pun memberi nama persahabatan yg bernama sahabat hujan turun begitulah nama sahabatku from NOVA
15. buatlah karangan dalam bahasa ingris berjudul bermain hujan-hujanan
One day I play rain in front of the house with friends, and I felt cold.but, I also pleased because it could play rain with my friend.
maaf jika karangan nya kurang tepat
Posting Komentar untuk "Karangan Tentang Hujan"